SMK Negeri 1 Kalasan

Randugunting Tamanmartani Kalasan Sleman Yogyakarta Kode Pos: 55571

Motto: Kreatif, Mandiri, Berkarakter

Monev Magang Guru Untuk Perencanaan yang Lebih Baik

Minggu, 22 Nopember 2020 ~ Oleh Sherly Malinda ~ Dilihat 35 Kali

Guru merupakan salah satu pekerjaan profesional, yang mana sebagai pekerja profesional guru harus selalu meningkatkan kompetensinya. Kompetensi guru meliputi tiga kompetensi utama yaitu : Pendagogis, Kompetensi sosial, dan  kompetensi profesional. SMK Negeri 1 Kalasan memiliki komitmen tinggi untuk terus meningkatkan kompetensi guru secara berkesinambungan melalui kegiatan Pendidikan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) dalam bentuk Upskilling, Reskilling, Upgradding, In House Trainning maupun Magang Guru di Industri (IDUKA). Kegiatan tersebut merupakan salah satu upaya sekolah dalam meningkatkan kompetensi profesional guru. Pada tanggal 16 November 2020 - 28 November 2020, guru-guru produktif SMKN 1 Kalasan  program keahlian Kriya, Perhotelan, dan Tata Boga melakukan program magang guru bersama IDUKA yang relevan. 
Kegiatan Magang Guru yang sedang berlangsung, membutuhkan Monitoring dan Evaluasi (Monev) dari pihak manajemen sekolah untuk perencanaan program yang lebih baik kedepannya. Kegiatan Monev dilakukan untuk memastikan kegiatan Magang Guru di Iduka berlangsung sesuai dengan jadwal, tujuan, dan harapan sehingga dampak terhadap peningkatan kemampuan profesional dan budaya kerja di Iduka mampu didesiminasikan pada kegiatan belajar di sekolah. Peserta Magang Guru pada saatnya diharuskan membuat Rencana Tindak Lanjut (RTL) pasca Magang Guru di Iduka. Hal ini secara khusus untuk menyampaikan hasil Magang Guru di Iduka baik yang terkait dengan Kompetensi profesional maupun insert budaya kerja dan softskill yang didapat selama Magang berlangsung.
Menurut JB. Purwanto HRD PT. Homeware International Indonesia, kegiatan magang guru diharapkan dapat menciptakan kesepadanan kompetensi dan kesamaan persepsi tentang ketrampilan kerja yang diperlukan di perusahaan. " kami berharap Kedepannya, guru dapat mengajarkan kompetensi yang lebih dibutuhkan di IDUKA" katanya. Disampaikan juga oleh Bapak Paryanto, S.Sn Ketua Bidang PKB SMKN 1 Kalasan bahwa Regulasi untuk magang di perusahaan sebaiknya bisa lebih fleksibel, sehingga tidak hanya gùru yang bisa melakukan magang tapi juga siswa dapat magang untuk belajar langsung bersama IDUKA. " Saya menyayangkan, hal ini (magang siswa) belum bisa dilakukan karena masih terkendala oleh aturan yang tidak diperkenankannya mempekerjakan anak dibawah umur " ujarnya.
Senada dengan itu, Batik Tulis Kebon di Bayat Klaten juga berharap kerjasama ini saling memberi kontribusi dan harapan yang besar bagi kemajuan sekolah dan IDUKA, dengan terus melestrikan Batik Tulis yang merupakan warisan dunia untuk tetap bisa diminati dan dipelajari oleh guru, siswa, dan masyarakat. Bapak Eri Yuliantoro,S.Sn Kepala Sekolah SMKN 1 Kalasan, pada kesempatan ini juga mendemontrasikan kemahirannya membatik dengan motif Corona Virus 19. Menurutnya Batik tulis dalam perkembanganya terus berinovasi sesuai trend masa kini, contohnya dengan batik motif virus corono yang sedang diminati dipasaran. "saya ucapkan terima kasih kepada Ibu Dalmini selaku pimpinan pengrajin Batik Tulis Kebon di Bayat Klaten karena telah memberikan kesempatan magang kepada guru kami, dalam rangka meningkatkan kompetensi guru agar lebih mahir untuk mempelajari batik tulis yang terus berkembang " beliau berujar.

Kontributor : Paryanto, S.Sn

 

KOMENTAR

Paryanto - Rabu, 25 Nopember 2020

Ralat : PKB = Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan, tertulis Pendidikan Keprofesian Berkelanjutan .

KOMENTARI TULISAN INI

  1. TULISAN TERKAIT